Blog

  • Peringati Idul Adha 1444 H, MHU-MMSGI Bagikan Puluhan Hewan Kurban

    Peringati Idul Adha 1444 H, MHU-MMSGI Bagikan Puluhan Hewan Kurban

    Samarinda, 28 Juni 2023 –  Memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 H, PT Multi Harapan Utama (MHU) sebagai bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) turut memberikan hewan kurban bagi masyarakat di sekitar area operasi perusahaan (28/7).

    Program ini merupakan salah satu wujud berbagi kebahagiaan dalam momen perayaan hari besar keagamaan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

    Sebanyak 24 hewan kurban dibagikan secara merata ke beberapa desa dan lokasi. Adapun beberapa desa yang menerima hewan kurban antara lain: Desa Sungai Payang, Desa Lung Anai, Desa Jembayan Dalam, Desa Jembayan Tengah, Desa Loh Sumber, Desa Loa Kulu Kota (RT 16 dan 17), Desa Jembayan Induk, Desa Bakungan, Desa Loa Kulu Kota Seberang (Dusun Loa Gagak dan Dusun Data Rawa), Desa Loa Duri Ulu Seberang, Desa Jembayan (Dusun Tanjung Laong), dan Kantor Kecamatan Loa Kulu.

    Selain itu, MHU-MMSGI juga turut menyampaikan hewan kurban bagi masyarakat melalui beberapa kantor instansi, baik di Kabupaten Kutai Kartanegara, maupun di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

    Manager External Relation & Community Development MHU, Yonathan Bagus, menyampaikan bahwa program ini dilakukan secara rutin sebagai penghormatan pada perayaan hari besar keagamaan. “MHU mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam mensukseskan program MHU Berqurban 2023 ini. Semoga kegiatan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua dan membawa berkah yang melimpah pada hari yang suci ini.”

    MHU Berqurban 2023 merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan pada masyarakat dan pemangku kepentingan sekitar. Melalui pembagian hewan kurban ini, MHU berharap dapat turut berbagi kebahagiaan serta mempererat silaturahmi yang terus berjalan baik antara perusahaan dengan lingkungan setempat.

  • Kukar Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, MHU-MMSGI Turut Berkontribusi

    Kukar Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, MHU-MMSGI Turut Berkontribusi

    foto bersama pada kegiatan Apel gabungan Kukar Peduli Lingkungan

    Tenggarong, 02 Juli 2023 – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menggelar  kegiatan apel gabungan dengan tema “Kukar Peduli Lingkungan”. Acara ini diselenggarakan di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong pada Minggu pagi (2/7).

    Sebagai wujud dukungan, PT Multi Harapan Utama (MHU) sebagai bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) turut berkontribusi aktif dalam agenda tersebut.

    Manager Environment & Mine Closure MHU, Adi Rachmani menyampaikan bahwa MHU berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kutai Kartanegara.

    “Kami mendukung upaya memelihara lingkungan yang baik seperti kegiatan ini yang disertai dengan gotong royong bersih-bersih lingkungan setempat,” Adi menuturkan.

    Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme dan partisipasi dari para pemangku kepentingan, perusahaan, komunitas, serta unsur TNI-Polri dalam acara ini.

    Dalam sambutannya, Bupati Kukar, Edi Damansyah menekankan pentingnya merubah mindset atau pola pikir dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap tahunnya. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan perubahan mindset dan perilaku, baik di kalangan aparatur pemerintah maupun masyarakat di sekitar kita,” tambahnya.

    Dengan adanya sinergi antara Pemkab Kukar dan MHU, diharapkan upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan dapat terus ditingkatkan.

  • MHU Sabet Peringkat Emas PROPER Kalimantan Timur

    MHU Sabet Peringkat Emas PROPER Kalimantan Timur

    Samarinda, 15 Juni 2023 – PT Multi Harapan Utama (MHU) meraih kategori Emas dalam Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2022-2023. Penganugerahan ini diberikan langsung oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor bersamaan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, yang berlangsung di Hotel Mercure Samarinda (15/6).

    Gelaran penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terhadap dedikasi dan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik lingkungan yang bertanggung jawab.

    Kepala Teknik Tambang MHU, Aris Subagyo menyampaikan capaian MHU ini merupakan hasil nyata dari komitmen kuat perusahaan dalam memajukan pengelolaan dan pengendalian lingkungan hidup melalui berbagai upaya berkelanjutan dalam mewujudkan praktik bisnis yang ramah lingkungan. “Kami sangat berbahagia atas prestasi ini, yang tidak hanya menjadi pengakuan bagi kami, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memprioritaskan pengelolaan dan pengendalian lingkungan hidup,” tegas Aris.

    Penghargaan yang diterima oleh MHU ini tidak hanya menjadi simbol prestasi perusahaan, tetapi juga merupakan bukti nyata dari komitmen yang kuat dalam melestarikan lingkungan hidup serta melakukan pengelolaan dan pengendalian lingkungan yang bertanggung jawab. MHU berkomitmen untuk terus meningkatkan praktik-praktik lingkungan yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan, pemantauan rutin terhadap dampak lingkungan, dan partisipasi aktif dalam program-program konservasi dan rehabilitasi. Perusahaan ini juga akan terus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga lingkungan, dan masyarakat lokal, dalam upaya bersama menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

    Menurut Aris, kerja keras mencapai penghargaan ini dilakukan dengan mengimplementasikan langkah-langkah proaktif dalam pengelolaan limbah, efisiensi energi, konservasi air, serta perlindungan dan rehabilitasi ekosistem. Dengan kerangka kerja yang kuat, MHU berhasil menjaga kualitas lingkungan hidup sekitar dan memberikan dampak positif bagi komunitas lokal.

    Dengan penghargaan ini, semakin memperkuat posisi MHU sebagai bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) yang tidak hanya mengutamakan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

  • Warga Lung Anai Nikmati Air Bersih Kolaborasi MHU-TNI

    Warga Lung Anai Nikmati Air Bersih Kolaborasi MHU-TNI

     

    Kutai Kartanegara – Air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Menyadari akan hal itu, PT Multi Harapan Utama (MHU) berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Komando Distrik Militer (Kodim) 0906 Kutai Kartanegara membangun fasilitas air bersih untuk warga Desa Lung Anai, Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar). Bupati Kukar, Drs. Edi Damansyah M.S meresmikan langsung proyek air bersih di daerah yang dikenal sebagai sentra penghasil coklat ini (13/5).

    Kepala Teknik Tambang MHU, Aris Subagyo menyampaikan bahwa kolaborasi MHU dengan TNI ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mendapatkan air bersih. “Dengan adanya proyek air bersih, masyarakat Desa Lung Anai akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap air bersih yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari dan juga untuk kegiatan pertanian mereka,” terang Aris.

    Menurut Aris, peresmian fasilitas air bersih di Desa Lung Anai akan menjadi sebuah momen penting bagi masyarakat desa dan juga bagi pembangunan di Kutai Kartanegara. Inisiatif ini akan memperlihatkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan dan terencana dapat meningkatkan  perekonomian di daerah tersebut.

    Fasilitas air bersih yang dibangun MHU Bersama TNI ini, akan dinikmati oleh sebagian besar penduduk desa, yakni sekitar 116 KK dari total 148 KK atau sekitar 78% dari total penduduk. Sebelumnya masyarakat setempat telah memiliki sumber air bersih dari sungai kecil dengan sistem gravitasi, namun kondisi saluran air tersebut sudah rusak dan seringkali mengalami kemacetan.

    Guna mengatasi hal tersebut, MHU bersama TNI melakukan kolaborasi membangun fasilitas lengkap berupa kolam penangkap air di sekitar sumbernya yang disalurkan melalui jaringan pipa sepanjang 1,5 km yang terhubung ke bak penampungan di desa dengan debit 2 liter per detik.

    Bupati Kutai Kartanegara, Drs. Edi Danansyah, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, “Desa Lung Anai ini ditetapkan menjadi salah satu Desa Budaya, hal ini menjadi prioritas bagi kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa, dan berharap bisa menjadi lokasi wisata di Kecamatan Loa Kulu.”

    Kepala Desa Lung Anai, Lukas Nay juga menyampaikan harapannya dari program TMAB ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga Desa Lung Anai, dan akan terus berupaya memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat, Ia juga berharap apa yang telah kami kerjakan dalam 3 bulan terakhir ini akan terus berlanjut.

    Desa Lung Anai, yang terletak di daerah Kutai Kartanegara, merupakan Desa Budaya dengan mayoritas penduduknya adalah Suku Dayak Kenyah. Sebagai sentra penghasil coklat, mayoritas masyarakat setempat berprosesi sebagai petani, baik petani coklat maupun petadi padi ladang.

  • Sambut Lebaran, MHU Bagikan 1240 Paket Sembako Bagi Warga Tidak Mampu

    Sambut Lebaran, MHU Bagikan 1240 Paket Sembako Bagi Warga Tidak Mampu

    Perayaan Idul Fitri tinggal menghitung hari, di mana sebagian besar masyarakat merayakannya. Tak bisa dinafikan, perayaan hari kemenangan ini mengerek kebutuhan bahan makanan termasuk harganya. Menyadari akan hal ini, PT Multi Harapan Utama (MHU) berinisiatif untuk turut merayakan momentum Idul Fitri 1444 H dengan memberikan 1240 paket sembako bagi warga tidak mampu dan lansia di sekitar wilayah operasi perusahaan.

    External Relations & Community Development Manager MHU, Bagus W. Setiawan mengatakan bahwa  program ini merupakan bentuk kepedulian MHU kepada warga desa di sekitar perusahaan untuk merayakan hari kebahagiaan. “Kami harap sembako yang diterima warga dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan pangan, khususnya saat menjelang hari raya seperti saat ini,” Bagus menerangkan. Paket sembako yang diberikan ini berisi 10 kg beras, 2 liter minyak, dan 2 kg gula. Pada distribusi di beberapa desa, oleh pemerintah setempat satu paket sembako dibagi lagi menjadi dua bagian agar dapat diterima warga desa secara lebih luas.

    Pembagian paket sembako ini dilaksanakan selama 2 hari pada 17 dan 18 April 2023 di beberapa desa dan kecamatan di Kutai Kartanegara. Untuk Kecamatan Loa Kulu terdapat 7 desa, di antaranya: Desa Sungai Payang, Desa Lung Anai, Desa Jembayan, Desa Loa Kulu Kota, Desa Jembayan Dalam, Desa Jembayan Tengah, dan Desa Loh Sumber. Sedangkan 3 desa lainnya di Kecamatan Loa Janan, yaitu: Desa Bakungan, Desa Loa Duri Ulu Seberang.

    Sementara untuk pengadaan dan distribusi sambako ini, MHU bersinergi dan bekerja sama dengan  beberapa BUMDes setempat, yaitu: BUMDes Sungai Payang, BUMDes Loa Kulu Kota, BUMDes Loh Sumber, dan BUMDes Loa Duri Ulu.

  • Sinergi MHU dan TNI Sediakan Air Bersih untuk Warga Desa Lung Anai

    Sinergi MHU dan TNI Sediakan Air Bersih untuk Warga Desa Lung Anai

    LOA KULU, 31 Maret 2023 – PT Multi Harapan Utama (MHU) bekerja sama dengan TNI dalam melaksanakan program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) Kodim 0906/Kutai Kartanegara di desa Lung Anai kecamatan Loa Kulu.

    Muslim Gunawan, Community Development Superintendent MHU menyampaikan, “Kerjasama antara PT Multi Harapan Utama (MHU) dan TNI dalam program TMAB ini sangat baik dan menunjukkan komitmen kami untuk memberikan akses air bersih kepada masyarakat dan menjaga kebersihan sumber air. Kami berharap program TMAB ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.”

    Per 28 Maret 2023, progres pelaksanaan TMAB sudah mencapai 98 persen dari target sasaran yang telah ditetapkan. Pengawas pelaksana program TMAB, Koptu Arie Gustaf, juga mengonfirmasi bahwa sejak program TMAB dibuka pada 31 Januari 2023, progresnya telah mencapai 98 persen. Tim Pendim Kukar yang memantau pelaksanaan di lapangan mengamati bahwa target sasaran TMAB hanya tinggal dalam tahap penyelesaian.

    Dalam program TMAB Kodim 0906/Kukar di desa Lung Anai, TNI menyasar pembangunan bendungan dan tembok pengaman untuk sumber air, memasang dan mengganti pipa-pipa air serta membangun kanopi tower penampungan air. Manfaat dari program TMAB ini akan dirasakan oleh 158 kepala keluarga dengan 507 jiwa, perkantoran pemerintahan, kantor kesehatan, dan sekolah dengan anggaran pelaksanaan program melalui sumber anggaran CSR MHU.

    MHU dan TNI terus berkomitmen untuk memberikan akses air bersih kepada masyarakat dan menjaga kebersihan sumber air. Diharapkan program TMAB ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

    Komandan Koramil 0906-02/Loa Kulu, Kapten Arm. Patar Silalahi mengatakan, “Kami berterima kasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh PT Multi Harapan Utama (MHU) dan kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.”

    Kapten Arm. Patar Silalahi menyampaikan keyakinannya bahwa program TMAB akan selesai sebelum tanggal yang telah ditentukan. Hal ini menjadi bukti keseriusan Kodim 0906/Kukar dalam meningkatkan kualitas air di desa Lung Anai.

  • Mini Ranch Sapi Potong di Lahan Pascatambang

    Mini Ranch Sapi Potong di Lahan Pascatambang

    Kutai Kartanegara (TROBOSLIVESTOCK.COM). Lahan pascatambang batubara di desa Jonggon Jaya dan Margahayu, kecamatan Loa Kulu, kab Kukar, provinsi Kalimantan Timur disulap menjadi mini ranch sapi potong untuk produksi (sapi bakalan dan penggemukan), laboratorium akademik dan percontohan (center of excellence).

    Miniranch bernama “Jayatama” ini merupakan program kerjasama PT Multi Harapan Utama (MHU Coal), pemerintah daerah Kalimantan Timur dan akademisi yang tergabung dalam Yayasan CBC Indonesia.

    Tim Ahli Yayasan CBC, Rochadi Tawaf menyatakan lahan pascatambang di kedua desa tersebut memiliki potensi sumberdaya alam yang besar bagi pengembangan peternakan, didukung oleh sumberdaya manusia setempat. Masyarakat sekitar telah memelihara sapi bali sejak 1987, secara berkesinambungan. Kedua desa itu terdapat 5 (lima) kelompok peternak yang memelihara sapi dengan jumlah tidak kurang dari 1.800 ekor.

    Selain itu, mini ranch ini juga digagas menjadi laboratorium lapangan pengembangan sapi lokal terintegrasi di lahan pasca tambang oleh Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong, Universitas Mulawarman Samarinda, dan Universitas Padjadjaran Bandung,

    “Peletakan batu pertama program CSR (corporate social responsibilitymini ranch oleh direksi PT MHU, Dinas Peternakan prov Kaltim dan perwakilan tiga perguruan tinggi di Jonggon Jaya Kukar pada 11 Februari,” ungkap Rochadi, yang juga dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran – Bandung.

    Budidaya sapi potong pada mini ranch ini diperkenalkan kepada masyarakat setempat untuk memperbaiki pola pemeliharaan sapi bali secara ekstensif, tradisional – tanpa dikandangkan dan tidak sepenuhnya bersifat komersial.

    Dijelaskan Rochadi, pada pemeliharan ekstensif tradisional itu perkawinan ternak, kebuntingan, kelahiran dan pembesaran berlangsung secara alami tanpa adanya pengelolaan khusus. Pola ini menemui kendala berupa rendahnya produktivitas induk, tingginya kematian pedet (± 30%), serta tingginya infeksi parasitik pada sapi muda dan dewasa. Secara keseluruhan, pertumbuhan dan perkembangan populasi ternak menjadi tidak optimal.

    Diuraikannya, mini ranch ini mengadopsi pola produksi ternak ala ranch namun dengan skala lebih kecil. Tujuannya untuk mengoptimalkan penggunaan lahan pascatambang untuk produksi ternak sapi.

    Sebagai program CSR, menurut Rochadi pengelolaan mini ranch Jayatama akan dilaksanakan sepenuhnya bersama masyarakat peternak melalui kemitraan pengembangbiakan (breeding & rearing partnership) dan pelayanan agribisnis (agribusiness development services).

    Pengembangan mini ranch dimulai dengan revitalisasi lahan penggembalaan serta membangun kandang pre / post partus dan fasilitas dasar lainnya. Peternak selanjutnya dapat melakukan kegiatan produksinya di dalam mini ranch sebagai bagian dari skema kemitraan pengembangbiakan sapi bali.

    Program breeding dimulai sejak induk dikawinkan, kebuntingan, kemudian melahirkan sampai dengan anak sapi lepas sapih umur 8 bulan. Setelah itu, peternak dapat melanjutkannya ke program rearing di dalam mini ranch sesuai kesepakatan.

    Adapun program rearing dilakukan sejak lepas sapih sampai sapi berumur 18 bulan. Selama pembesaran, sapi mendapatkan perlakuan tambahan agar tumbuh dengan optimal. Setelah tercapai, peternak memiliki opsi untuk melanjutkan ke fattening, terutama untuk ternak jantan. Sementara betina dapat digunakan sebagai replacement induk bagi peternak.

    Program fattening adalah skema pelayanan agribisnis bagi peternak. Rochadi menjelaskan skema ini bersifat komersial, untuk menjamin keberlanjutan program. Sapi jantan / betina umur 18 bulan digemukkan selama 4 bulan sebelum dipasarkan. Layanan utama yang diberikan di dalam skema ini adalah custom feeding dan pemasaran. ist/rw/yops, ntr

  • MHU-MMSGI Beraksi untuk Negeri,  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Gempa Cianjur

    MHU-MMSGI Beraksi untuk Negeri, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Gempa Cianjur

    Musibah gempa yang melanda wilayah Cianjur dan sekitarnya pada Senin (21/11/22), berdampak cukup besar dan meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Guncangan gempa berkekuatan 5,6 magnitudo tersebut bahkan dapat dirasakan hingga ke daerah ibukota Jakarta.

    Hingga hari ini, dilansir dari data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat jumlah korban jiwa mencapai 327 orang dan lebih dari seribu orang luka-luka. Tidak hanya itu, sejumlah unit bangunan seperti rumah, sarana masyarakat, hingga kendaran mengalami kerusakan yang cukup parah, akses jalan pun banyak yang terputus.

    Hal tersebut tentu menjadi perhatian PT Multi Harapan Utama (MHU) dan MMS Group Indonesia (MMSGI). Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, MHU-MMSGI turut memberikan bantuan kemanusian kepada korban terdampak.

    Pada pekan lalu, MHU-MMSGI telah mengirimkan Emergency Response Team (ERT) untuk turut bergotongroyong bersama relawan Tim Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Selain itu, MHU-MMSGI juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik senilai Rp 500.000.000- (lima ratus juta rupiah), berupa tenda pengungsian, selimut, tikar, makanan, minuman, obat-obatan, alat mandi, sampai kebutuhan bayi.

    Wijayono Sarosa, General Manager Mining Support MHU menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan wujud kepedulian MHU-MMSGI atas musibah bencana alam yang dialami warga Cianjur dan sekitarnya. “Kami turut berduka cita atas terjadinya gempa ini, kami harap bantuan ini dapat meringankan beban korban yang terdampak,” terangnya.

    Kontribusi dukungan ini dikoordinasikan dan diserahkan ke Posko Tim Siaga Bencana KESDM di bawah komando operasi penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Nasional pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Provinsi Jawa Barat.


    Tentang PT Multi Harapan Utama dan MMS Group Indonesia
    PT Multi Harapan Utama (MHU) adalah perusahaan pertambangan Batubara yang beroperasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
    MMS Group Indonesia (MMSGI) merupakan group perusahaan yang membidangi beberapa unit usaha, mulai dari pertambangan batubara, energi, perdagangan komoditas dan properti.
    Untuk informasi lebih lanjut tentang PT Multi Harapan Utama, silakan akses www.mhucoal.co.id dan MMS Group Indonesia di alamat www.mmsgroup.co.id