Jakarta — PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), meraih penghargaan Best Stewardship in Growing an Economy from Within dalam kategori Economy & Livelihoods pada Mata Lokal Award 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan MHU dalam memperkuat BUMDes Payang Sejahtera sebagai penggerak ekonomi masyarakat Desa Sungai Payang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Mata Lokal Fest 2026 yang berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu (7/10). Mengusung tema Restore Indonesia: Taking Care of What Sustains Us, ajang ini menyoroti pentingnya menjaga dan memperkuat berbagai fondasi yang mendukung keberlanjutan pembangunan Indonesia.
Sejak 2017, MHU menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada bantuan usaha dan permodalan, tetapi juga pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan peluang ekonomi produktif. Pendekatan ini didukung oleh kajian Sustainable Livelihood Approach (SLA) untuk mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pengembangan ekonomi masyarakat Desa Sungai Payang.
Melalui pendampingan tersebut, BUMDes Payang Sejahtera berkembang menjadi lembaga ekonomi desa dengan 14 unit usaha di berbagai sektor, antara lain jasa boga, transportasi, pengelolaan perkebunan, penyediaan air bersih, perikanan, konstruksi, serta layanan pendukung operasional perusahaan.
Perkembangan ini tercermin dari pertumbuhan omzet BUMDes, dari Rp4,67 miliar pada 2019 menjadi Rp27,67 miliar pada 2023. Secara kumulatif, omzet BUMDes sepanjang 2019–2025 mencapai Rp115,11 miliar, dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp1,68 miliar serta kontribusi CSR desa sebesar Rp589 juta.
Manfaat ekonomi program juga dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sebanyak 195 orang, terdiri dari 103 laki-laki dan 92 perempuan, terlibat dalam berbagai unit usaha BUMDes. Selain menjalin kemitraan dengan tujuh UMKM lokal, BUMDes Payang Sejahtera juga berhasil membangun kepercayaan masyarakat, yang tercermin dari penyertaan modal warga sebesar Rp650 juta.
Presiden Direktur MHU, Kemal Djamil Siregar, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya bersama perusahaan dan masyarakat dalam membangun fondasi ekonomi desa yang semakin mandiri.
“Kami percaya bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak diukur dari seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi dari kemampuan masyarakat untuk terus berkembang secara mandiri. Melalui BUMDes Payang Sejahtera, kami ingin mendorong masyarakat menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi di desanya sendiri. Ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan ekonomi masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan, termasuk menghadapi masa pascatambang,” ujar Kemal.
Untuk mendukung keberlanjutan program, MHU secara konsisten memperkuat kapasitas pengelola BUMDes melalui pelatihan, sertifikasi, bimbingan teknis, dan studi tiru. Kegiatan tersebut mencakup pengelolaan usaha, keamanan pangan, sertifikasi HACCP, pemasaran digital, hingga pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) pada 2026. MHU juga mengembangkan program BUMDes Naik Kelas sebagai wadah pembelajaran dan penguatan tata kelola melalui praktik baik dari BUMDes lainnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, program ini memberikan manfaat sosial yang terukur. Berdasarkan kajian Social Return on Investment (SROI) oleh Universitas Kutai Kartanegara, program pemberdayaan MHU mencatat nilai SROI sebesar 4,27, yang menunjukkan terciptanya nilai manfaat sosial sebesar Rp4,27 untuk setiap Rp1 investasi berdasarkan metodologi kajian tersebut.
Kontribusi MHU terhadap pembangunan Desa Sungai Payang juga mencakup peningkatan akses kebutuhan dasar melalui fasilitas pengolahan air bersih WTP Kuntap yang melayani 60 kepala keluarga (KK) dan WTP E-West yang melayani 582 KK. Sejalan dengan berbagai upaya pembangunan desa, status Desa Sungai Payang meningkat dari sangat tertinggal pada 2017 menjadi maju sejak 2020 hingga 2025.
Ke depan, MHU akan terus mendorong penguatan BUMDes Payang Sejahtera agar mampu mengembangkan peluang usaha, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta membangun kemandirian yang dapat terus berlanjut melampaui masa operasional pertambangan.
Penghargaan Mata Lokal Award 2026 menjadi pengakuan atas komitmen MHU dalam menjadikan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.













